<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Bagaimana Mendengar Suara Tuhan</title>
	<atom:link href="http://indojesus.wordpress.com/2007/07/06/bagaimana-mendengar-suara-tuhan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://indojesus.wordpress.com/2007/07/06/bagaimana-mendengar-suara-tuhan/</link>
	<description>Situs Kristiani dari Negara Kepulauan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 24 Mar 2008 15:57:00 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: rockmakassar</title>
		<link>http://indojesus.wordpress.com/2007/07/06/bagaimana-mendengar-suara-tuhan/#comment-4</link>
		<dc:creator>rockmakassar</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Nov 2007 03:59:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://indojesus.wordpress.com/2007/07/06/bagaimana-mendengar-suara-tuhan/#comment-4</guid>
		<description>Yess...saya setuju sekali dengan pernyataan bahwa &quot;Ketika kita mendengar suara Tuhan maka banyak orang yang terheran-heran mendengarnya&quot;.
Zaman sekarang orang lebih percaya kepada orang2 yang di sebut paranormal, untuk mendengarkan perkataan mereka, tapi jika kita pikir dan kita gali lebih lanjut yang menciptakan kita dan mereka itu sama.
Jadi harusnya kita lebih mendengar kepada orang yang menciptakan kita dong:)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yess&#8230;saya setuju sekali dengan pernyataan bahwa &#8220;Ketika kita mendengar suara Tuhan maka banyak orang yang terheran-heran mendengarnya&#8221;.<br />
Zaman sekarang orang lebih percaya kepada orang2 yang di sebut paranormal, untuk mendengarkan perkataan mereka, tapi jika kita pikir dan kita gali lebih lanjut yang menciptakan kita dan mereka itu sama.<br />
Jadi harusnya kita lebih mendengar kepada orang yang menciptakan kita dong:)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
